Postingan

Kemampuan Intelektual dan Cara Meningkatkan

Kemampuan intelektual adalah yg paling sering dikhawatirkan ortu ABK. Banyak orang menganggap inteligensi adalah kemampuan bawaan yang tidak bisa dimodifikasi banyak oleh lingkungan. Benarkah seperti itu? Untuk menjawabnya, mari kita lihat terlebih dahulu apa yg ada di balik kemampuan berpikir itu.  Kemampuan intelektual/berpikir, garis besarnya adl : 1. Kemampuan menangkap informasi, memahami. 2. Kemampuan mengingat informasi. 3. Kemampuan logika (menghubung2kan bbrp hal), analisis (melihat faktor di balik sebuah fakta), dan menarik kesimpulan.  Kemampuan menangkap informasi seseorang bagus jika ia sigap melihat, mendengar, sigap menangkap apa yg terjadi di lingkungan dgn indera2nya. Kemampuan ini sebagian mmg tergantung pd keakuratan indera2 dlm menerima stimulus (neuron sensorik, mis. kemampuan penglihatan, kemamp mendengarkan bunyi), namun sebenarnya tidak hanya itu, melainkan tergantung jg bagaimana orang dilatih utk mengarahkan fokus indera2nya. Org yg mem...

Berhadapan dengan Rasa Malu Menghadapi Perilaku 'Aneh'

Sebagai ortu anak ABK, tentu kita tidak jarang menghadapi perilaku anak yg 'aneh'. Tertawa sendiri, tiba2 marah sendiri, melakukan gerakan2 yg tidak wajar seperti mengibas2kan tangan, berguling2, menggoyang2kan kepala, memutar2kan badan seperti orang mabuk, dsb. Pada saat seperti itu, timbul perasaan kecewa campur malu dlm hati kita. Belum lagi kalau hal seperti ini terjadi di depan orang lain. Ingin rasanya kita mengabaikan itu dan memfokuskan diri pada hal lain.  Akan tetapi, perilaku 'aneh' seperti ini sebetulnya bukan hal yg aneh luar biasa kalau kita memahami apa yg ada di baliknya.  Ekspresi perasaan berlebihan, biasa terjadi kalau seseorang terlalu sensitif scr emosional. Tidak semua orang seperti ini, namun sebagian orang memang lebih emosional. Misalnya saja, ada org yg ketika gembira sekali, ia sampai ingin berlari2 sambil berteriak2. Perasaan yg 'tidak pada tempatnya' dialami ketika kita mempunyai imajinasi dlm pikiran kita. Misalnya saja...

Terlambat Bicara

Dalam mempelajari komunikasi verbal dan bicara (melakukan komunikasi verbal secara aktif), ada 3 fungsi dasar yang terlibat : Input , yaitu bagaimana anak menyiapkan dirinya dengan tenang, dan memusatkan/memfokuskan telinganya untuk menangkap suara, dan matanya untuk melihat pembicara serta objek yang sedang dibicarakan. Contoh : memalingkan diri kepada suara ibu, menghentikan ketukan-ketukan yang dibuatnya dengan tangan di meja.   Processing , yaitu bagaimana otak menginterpretasikan/menerjemahkan suara yang didengar, (contoh : memahami kata-kata ibu) dan kemudian membangun ide berdasarkan interpretasi itu (menganalisis lebih lanjut, mengambil kesimpulan, memikirkan balasan verbal, memikirkan apa yang ingin dikatakan). Output , yaitu bagaimana tubuh melaksanakan perintah otak untuk mengeluarkan respon berdasarkan interpretasi dan ide yang sudah dibuat. Misalnya, tangan meraih sampah (karena ibu menyuruh mengambil sampah), atau mulut bergerak bicara (misalnya otak memerintahk...